Data akurat jadi fondasi perencanaan desa; Balai Kb dan lintas sektor di Desa Sidanga kompak menguatkan Data Kependudukan untuk kebijakan yang tepat sasaran.
Sidanga, Weda, Halmahera Tengah . Balai KB dengan Pokja Kampung KB bersama Pemerintah Desa Sidanga menggelar kegiatan “ kampung keluarga Berkualitas dengan fokus Sidanga Satu Data keluarga” sebagai langkah strategis memantapkan kualitas keluarga melalui penguatan basis data kependudukan di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Acara dibuka oleh Penjabat (PJ) Kepala Desa Sidanga, dihadiri Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Sidanga, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta tenaga pendidik di Desa Sidanga. Kegiatan diinisiasi oleh PKB/PLKB Balai KB Weda dengan narasumber utama Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan Dinas P2KBP3A Halmahera Tengah. Fokus pembahasan menegaskan pentingnya data keluarga yang valid, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar penyusunan RKPDes, penganggaran APBDes, dan sinkronisasi program lintas sektor.
“Kita memulai dari data yang rapi, agar tiap rupiah anggaran menyentuh keluarga yang tepat. Sidanga berkomitmen menjadikan Satu Data sebagai budaya kerja, bukan sekadar proyek,” ujar PJ Kepala Desa dalam sambutan pembukaan. Ia menekankan bahwa penguatan data keluarga akan langsung mendukung penurunan stunting, pencegahan perkawinan anak, peningkatan partisipasi sekolah, dan penguatan ketahanan keluarga.
Sebagai narasumber, Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan Dinas P2KBP3A memaparkan kerangka Satu Data Keluarga di tingkat desa. Menurutnya, kebijakan yang efektif lahir dari profil keluarga yang komprehensif—mencakup pasangan usia subur, ibu hamil, balita, remaja, lansia, penyandang disabilitas, status sosial-ekonomi, kepemilikan jamban sehat, akses air bersih, status gizi, kepesertaan JKN, hingga partisipasi ber-KB. “Rumah Data Kependudukan di Kampung KB menjadi mesin penerjemah angka menjadi aksi. Dari angka kita melihat prioritas, dari prioritas lahir program,” tegasnya.
Selama sesi diskusi, peserta menyoroti praktik terbaik untuk memastikan kualitas dan keamanan data. Kader Posyandu dan tenaga kesehatan menekankan pentingnya sinkronisasi data sasaran layanan—misalnya daftar ibu hamil dan bayi dengan catatan Puskesmas—agar intervensi gizi dan kunjungan rumah lebih terarah. Para tenaga pendidik menambahkan perlunya data remaja berisiko putus sekolah dan edukasi kesehatan reproduksi yang lebih sistematis. Tokoh agama dan tokoh masyarakat menyatakan kesiapan untuk menggerakkan perubahan perilaku melalui mimbar keagamaan, pertemuan RT/RW, dan forum musyawarah kampung.
Dari sisi teknis, PKB/PLKB Balai KB Weda memandu alur pemutakhiran data berbasis rumah tangga: pendataan oleh kader/relawan, verifikasi berlapis oleh Pokja Kampung KB, entri ke aplikasi yang digunakan (sesuai ketentuan perangkat daerah), serta analisis sederhana berbasis indikator prioritas desa. “Data yang baik itu bukan hanya terkumpul, tapi terpakai. Kami dampingi sampai data menjadi papan kendali—siapa sasaran, kapan intervensi, siapa pelaksana, dan bagaimana hasilnya,” ujar perwakilan PKB/PLKB.
Selain mempercepat capaian program Bangga Kencana, “Sidanga Satu Data” diharapkan menjadi model kolaborasi lintas sektor di Kecamatan Weda. Puskesmas, sekolah, organisasi keagamaan, PKK, karang taruna, dan unit layanan sosial didorong memakai dataset yang sama, sehingga indikator keluarga berkualitas bergerak ke arah yang sinkron dan konsisten. Dengan demikian, transparansi meningkat, akuntabilitas terjaga, dan kepercayaan warga terhadap layanan publik kian kuat.
Menutup kegiatan, Kabid Dinas P2KBP3A menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga dan mitra. “Sidanga menunjukkan bahwa data bukan beban, melainkan kompas. Ketika kompasnya jelas, desa tahu ke mana melangkah.” Sementara PJ Kepala Desa menegaskan target jangka pendek: pemetaan sasaran prioritas dalam 30 hari kerja, validasi lintas sektor, dan pelaporan perdana melalui Rumah Data Kependudukan. “Data akurat, kebijakan tepat, keluarga berkualitas—itulah Sidanga yang kita banggakan,” pungkasnya
Kontributor : PKB PLKB Weda “Ati, Aten,Siti , Editor : by Admin

Comment